Hati-hati dengan cinta!!



Kumpulan Nasihat islami Penyubur Iman  dan Pembasuh Nurani ada di 1001 hati. Para hamba Allah lainya telah berbagi dan menyambung rantai dakwah ini. Bagaimana dengan Anda.??

Sesungguhnya, cinta terhadap sesuatu bisa mebuat buta dan tuli. Orang yang mencintai tidak dapat melihat orang yang lebih menawan dari pada yang di cintai. Boleh jadi pesona keindahan orang yang dicintai biasa-biasa saja, tetapi di mata orang yang mencintai pesonanya tampak sempurna.

Tidak dapat disangsikan bahwa orang yang dicintai adalah sesuatu yang paling manis di mata orang yang mencintai dan lebih berharga dari segala sesuatu. seorang penyair berkata
"Aku tak tahu apakah pesonanya yang memikat atau mungkin akal ku yang tak lagi ditempat"


Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu pada suatu hari kelak ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan benciilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu pada suatu hari kelak ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai

Lirik Nasyid izzatul Islam - kami harus kembali



Di sini aku mengharap ridha-Mu
Di sini aku menghiba rahmat-Mu
Di sini aku tambat munajatku
Berazzam aku kembali
Tapak-tapak hidup yang kujalani
Fatamorgana dusta kutemui
Lupakan diri hadapkan wajahku
Hadirkan agung-Mu dalam asaku
Allah
Kuseretkan langkahku
Hasung dosa kan kulebur
Kubasuh luka kuhempas nista
Izinkan aku kembali
Takkan lagi kusurutkan langkahku
Songsong fajar baru dalam cahya-Mu
Ya Rabbi kabulkan derap jiwaku
Tiap desir nadi kusebut Asma-Mu

OPTIMIS


 OPTIMIS
Optiis daku selalu
Dengan tuhan Berkuasa
Dengan tuhan yang mengasihi
Pelembut dan mengetahui

Jalan Allahlah yang menhidupkanku
Dari kesediahnku dai menyelamatkanku
Dan mengambilku kepada kemampuan
Dan kemenangan selepas kekalahan

Illahi engkaulah pemilik kelebihan
Dengan penuh kemurahan menemuiku
Illahi tiada tersembunyi dari-Mu
Segala perbuatan insan hamba-Mu

Aku hamba, aku berdosa
Dan jalan kejahatan menyesatkanku
Dan kutukar ganti hadiah dari-Mu
Dengan menjauhkan diri dan tidak mengindahkanya

Aku kembali kepada-Mu setulusnya
Dan getarku pada-Mu membuatku menangis
Dan tidak seorangpun yang bertaubat kecuali
Engkau ampunkan dengan ridha

Ketenangan hidup tak mampu dihadiahkan
Tidak mampu dibeli dengan apa jua hargapun
Alangkah bahagianya aku dengan rahmat-nya
Dan alangkah bahagianya aku dengan keimananku

Wahai tuhan sampaikanlah harapan
Ampunkanku ketergelinciranku
Dan gapailah anganku dari dunia

Kepada cahaya-Mu dan syurga-Mu

Rezeki Rohani vs Rezeki jasmani

REZEKI

Rezeki itu ada dua jenis, rezeki rohani dan rezeki jasmani. rezeki rohani adalah seperti zikir, rasa kebersamaan, dan pemahaman terhadap-Nya. adapun rezeki Jasmani, adalah seperti makan, minum dan sebagainya

       Rezeki yang paling berharga bagi manusia ialah, pemahaman terhadap-Nya. kalaulah seorang manusia hanya melihat rezekinya hanya sekedar pada makanan, minuman, pakaian dan sebagainya, yang merupakan rezeki jasmani, maka dia meletakan dirinya seperti nilai binatang
      
       Sesungguhnya nilai manusia lebih dari itu (binatang), maka nilai rezeki mereka lebih dari itu. Adapun pemahaman terhadap Allah swt adalah rezeki yang abadi. dengan pemahaman tersebut, seorang manusia mempunyai kekenyangan yang tidak ada lapar sesudahnya. Biarpun lapar jasmani, kalau rohani sudah kenyang dengan pemahaman terhadap-Nya, maka kekenyangan itu mampu melalaikan seseorang dari kelapara jasmani.

       Akan tetapi, jika rohani lapar dari pemahaman terhadap-Nya, maka, biar segunung rezeki jasmani dikumpulkan oleh seseorang, tetap tidak mengenyangkan, bahkan senantiasa menambah tamak dan semakin tamak.

       Sabda Nabi "kalaulah bagi anak adam itu, dua lembah dari emas, niscaya itu tidak mencukupi baginya. dan dai akan berharap lembah emas yang ketiga. Tidaklah mencukupi bagi mulutnya (perutnya) melainkan tanah"

       Apa yang jelas, rezeki jasmani bagaikan air laut. semakin banyak dihimpun akan semakin haus. adapun pemahaman terhadap-Nya akan menambah kepuasan, ketenangan, warak, qonaah, dan rendah diri dihadapa-Nya. Bahkan pemahaman terhadapnya itu senantiasa bertambah dan senantiasa mencukupi. Ia abadi dengan keabadian.

       kebahaigaan hidup bersumberkan pemahaman seseorang terhadap Allah swt. Inilah merupakan nadi bagi kehambaan, yang merupakan nadi dalam kehidupan, sesuai ayat Allah yang bermaksud "Tidak aku jadiakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku" Maka, kebahagiaan hidup bersumberkan sejauh mana terealisasinya makna kehambaan dalam diri.


       Seseorang tatkala mengenal Allah, dan memahami hakikat kehidupan ini, sebagai tempat ujian dan tarbiah dari-Nya, pasti merasa cukuplah Allah baginya. inilah rasa yang tertinggi dalam kenangan hidup seseorang


Share jika dirasa bermafaat bagi orang lain. Sambung terus rantai dakwah ini
"Khairunnas Anfa`uhum Linnas, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat banyak terhadap manusia lainnya."

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

1 jalan menuju sukses abadi

       Allah telah menjadikan seluuruh tubuh dan hidup ini, sebagai ujian bagi para hamba-nya, bagi pembeda di kalangan hamba-nya. antara yang bersuyukur dan yang kufur

       Diantara ujian teresebut, Allah swt meletakan syariat sebagai ukuran bagi mendidik manusia, agar mengutamakan perintah-nya dari pada kehendak hawa nafsu diri mereka. Sesiapa yang berjaya mengutamakan perintah Allah dari pada kehendak hawa nafsu dirinya dengan mengutamakan syariat, maka dia ialah orang yang berjaya, begitulah sebaliknya

       Sesiapa yang mengutamakan kehendak hawa nafsunya daripada perintah Allah dengan melanggar syariaat-nya, maka ia telah mendurhakai-nya dengan kemaksiatan. maka orang2 tersebut merupakan orang yang malang di akhirat kelak.

       Allah swt tidak memerlukan hamba-nya, tidak pernah berhajat kepada hamba-nya, malah terlebih gembira akan kepulangan hambanya kepada ketaatan kepada-nya, dan bersimpuh dalam kebersamaan-nya bukan karena kepentingan diri-nya, tetapi karena cinta-nya kepada para hamba-nya setulusnya

       Allah senantiasa memberi peluang dan terus memberi peluang kepada para hamba-nya, sehingga Nabi SAW sendiri yang pernah ditanya, sampai bilakah Allah swt akan terus memaafkan para hamba-nya yang senantiasa bertaubat namun masih mengulang kesalahanya, lalu bertaubat lagi dan begitulah seterusnya dengan jawaban "Allah tidak akan pernah jemu memaafkan hamba-nya yang jujur bertaubat kepada-nya sehinggalah hamba itu yang jemu dan bertaubat kepadanya"

       Hamba yang jujur dalam kehambaan kepada-nya, senantiasa merasakan dirinya hina di hadapan Allah, dan senantiasa bersegera untuk kembali kepada Allah dengan bertaubat kepada-nya, dan meminta bantuan dalam ketaatan kepada-nya.

       Seorang hamba yang ingin memulai langkah baru setelah lemas dalam lautan dosa, hendaklah memulakan perjalanan pulang menuju Allah dengan penuh kejujuran dan keikhlasan. senantiasa meminta bantuan dari-nya agar dia senantiasa membantunya untuk sampai kepada-nya. Seseorang hanya sampai kepada-nya dengan bantuan-nya. karena tidak ada daya untuk melakukan ketaatan dan tiada upaya untuk meolak kemaksiatan melainkan dengan bantuan Allah swt.


Share jika dirasa bermafaat bagi orang lain. Sambung terus rantai dakwah ini
"Khairunnas Anfa`uhum Linnas, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat banyak terhadap manusia lainnya."


“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)